Kembali dari Liburan? Ini Cara Mengatasi Cucian Menumpuk dengan Cepat

Liburan akhir tahun memang selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Mulai dari perjalanan jauh, staycation, hingga kunjungan ke rumah keluarga, semua memberikan pengalaman berharga yang membuat pikiran kembali segar. Namun, satu hal yang hampir pasti dihadapi setiap orang setelah kembali dari liburan adalah gunungan cucian. Mulai dari pakaian yang dipakai berhari-hari, handuk, baju renang, seprai, hingga jaket yang bau apek karena masuk koper terlalu lama.

Masalahnya, tumpukan cucian ini sering membuat suasana hati kembali stres setelah liburan. Untuk itu, kamu perlu strategi cepat, praktis, dan efisien agar cucian tidak mengganggu rutinitas setelah kembali bekerja atau beraktivitas. Berikut adalah panduan lengkap dan langkah-langkah efektif untuk mengatasi cucian menumpuk dengan cepat, rapi, dan hemat tenaga.

1. Mulai dengan Memilah Cucian Sejak Awal

Kesalahan umum setelah liburan adalah menuang semua isi koper ke dalam keranjang laundry. Padahal, memisahkan cucian sejak awal akan menghemat waktu dan mencegah kerusakan pakaian. Berikut kategori yang sebaiknya kamu pisahkan:

  • Pakaian sangat kotor dan berbau, misalnya pakaian outdoor, baju hiking, atau baju yang terkena keringat berlebih.
  • Pakaian berwarna cerah dan putih, agar tidak luntur saat dicuci.
  • Pakaian renang, yang perlu perlakuan khusus agar tidak rusak.
  • Handuk dan seprai, yang biasanya lebih tebal dan butuh waktu lebih lama untuk kering.
  • Pakaian berbahan sensitif, seperti sifon, rajut, atau pakaian formal.

Dengan memisahkan cucian lebih awal, kamu bisa menentukan prioritas load mana yang harus dicuci terlebih dahulu.

2. Keluarkan Semua Pakaian dari Koper untuk Menghindari Bau Apek

Sering kali koper tertutup rapat selama perjalanan, membuat pakaian yang sebenarnya belum dipakai pun ikut berbau. Sebelum mulai mencuci, keluarkan semua pakaian dan biarkan terkena udara selama 10–15 menit. Proses ini membantu menghilangkan bau lembap dan memudahkan kamu memilah mana yang benar-benar perlu dicuci.

Jika kamu membawa jaket tebal atau sweater, jemurkan sebentar agar udara bergerak di sela-sela serat kain. Cara ini dapat mengurangi bau dan mempercepat waktu pencucian.

3. Prioritaskan Pakaian yang Paling Dibutuhkan

Setelah liburan, ada beberapa pakaian yang mungkin langsung diperlukan, seperti seragam kerja, celana favorit, atau pakaian olahraga. Agar tidak menghambat aktivitas, cuci pakaian yang paling penting terlebih dahulu.

Tips cepat:

  • Gunakan mode quick wash jika pakaian tidak terlalu kotor.
  • Gunakan deterjen cair karena lebih cepat larut dan bekerja lebih efektif dalam waktu singkat.

4. Gunakan Mesin Cuci secara Maksimal namun Tetap Aman

Mesin cuci adalah penyelamat utama setelah liburan, tetapi penggunaan yang salah justru memperlambat proses. Untuk hasil optimal, pastikan kamu:

  • Tidak mengisi mesin cuci lebih dari 75% kapasitas agar proses pencucian tetap efektif.
  • Menggunakan air hangat untuk pakaian yang sangat kotor.
  • Memakai mode heavy-duty khusus untuk handuk dan seprai.

Mengatur beban secara tepat mempercepat proses mengeringkan pakaian setelah dicuci.

5. Manfaatkan Jasa Laundry untuk Mempercepat Pekerjaan

Jika cucian kamu benar-benar menumpuk dan waktu terbatas, menggunakan jasa laundry adalah pilihan yang sangat efektif. Banyak layanan laundry express yang menawarkan pengerjaan 4–6 jam sehingga kamu bisa mendapatkan pakaian bersih dalam waktu singkat.

Kelebihan menggunakan laundry setelah liburan:

  • Tidak perlu tenaga tambahan karena cucian sudah banyak.
  • Pakaian dilipat rapi dan siap langsung masuk lemari.
  • Bahan khusus seperti jaket bulu, sepatu, atau pakaian renang lebih aman ditangani profesional.
  • Menghemat waktu sehingga kamu bisa fokus kembali ke rutinitas.

Untuk hasil maksimal, pilih laundry yang menawarkan layanan:

  • Laundry kiloan
  • Cuci-kering-setrika
  • Express service
  • Perawatan khusus pakaian tertentu

6. Gunakan Penghilang Noda Sebelum Mencuci

Selama liburan, pakaian sering terkena noda makanan, tanah, lumpur, hingga sunscreen. Agar nodanya tidak semakin menempel, gunakan stain remover sebelum dicuci.

Beberapa jenis noda yang umum muncul saat liburan:

  • Noda sunscreen pada baju renang
  • Noda kopi atau minuman manis
  • Noda tanah atau rerumputan saat aktivitas outdoor
  • Noda makanan saat traveling

Semprotkan penghilang noda 10–15 menit sebelum mencuci untuk hasil yang lebih bersih.

7. Maksimalkan Pengeringan agar Tidak Bau Apek

Pakaian yang tidak benar-benar kering akan berbau apek dan harus dicuci ulang. Agar proses pengeringan lebih cepat:

  • Gunakan spin mode tambahan pada mesin cuci.
  • Jemur pakaian di tempat dengan sirkulasi udara baik.
  • Untuk pakaian tebal seperti jaket, balik bagian dalam ke luar agar cepat kering.
  • Jika cuaca mendung, gunakan kipas angin atau tumblr dryer jika tersedia.

Semakin cepat kering, semakin kecil risiko pakaian berbau.

8. Lipat dan Simpan Pakaian Segera Setelah Kering

Setelah cucian selesai, segera lipat dan susun di lemari untuk mencegah ruangan terlihat berantakan. Pakaian yang dibiarkan lama di keranjang justru akan kusut dan sulit disetrika.

Tips tambahan:

  • Lipat pakaian tipis untuk menghemat ruang.
  • Gantung pakaian berbahan formal atau mudah kusut.
  • Simpan handuk dan seprai di tempat kering agar tidak lembap.

Tumpukan cucian setelah liburan memang bisa membuat kewalahan, tapi kamu tidak perlu mengurus semuanya sendirian. Jika ingin kembali ke rutinitas tanpa stres, kamu bisa mempercayakan pekerjaan ini kepada Laundry Hari Ini. Dengan layanan cepat, rapi, dan hasil yang wangi, cucian kamu bisa beres dalam waktu singkat tanpa menguras energi.

Jadi, biarkan Laundry Hari Ini yang menangani gunungan cucian kamu, agar kamu bisa menikmati sisa waktu setelah liburan dengan lebih nyaman dan tenang.

Siap kembali beraktivitas? Serahkan urusan laundry-nya pada ahlinya!